satriabangkit

Ikon

satriabangkit.WordPress.com

Cahaya Putih Terdiri Atas Berbagai Warna

Tentunya kita pernah melihat pelangi. Kapankah pelangi itu tampak? Warna-warna apa yang tampak pada pelangi?

Pelangi akan tampak apabila kita membelakangi matahari, sedangkan pada tempat yang jauh di depan kita terjadi hujan. Pelangi memiliki warna yang bermacam-macam, seperti merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu (me-ji-ku-hi-bi-ni-u). Warna-warna itu timbul karena sinar matahari dibiaskan, diuraikan, dan dipantulkan oleh tetes-tetes air hujan. Warna-warna itu membentuk semacam pita setengah lingkaran. Bila kita memperhatikan pelangi dengan cermat, maka tampak bahwa warna merah selalu berada paling luar, sedangkan warna ungu berada paling dalam.

            Cahaya yang terpancar dari lampu senter dan sinar matahari itu berwarna putih. Ketika cahaya mengenai air, warna cahaya yang tampak bukan putih lagi. Cahaya putih telah mengalami pembiasan dan terurai menjadi bermacam-macam warna. Jadi warna putih itu sebenarnya perpaduan dari bermacam-macam warna, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu (me-ji-ku-hi-bi-ni-u). Warna-warna cahaya yang membentuk cahaya putih itu disebut spektrum.

            Cahaya dengan warna yang berbeda tersebut, ketika masuk kedalam air dibiaskan dengan sudut bias yang berbeda. Sudut bias cahaya merah lebih kecil daripada sudut bias cahaya kuning. Cahaya ungu membias dengan sudut bias yang paling besar. Karena setiap warna cahaya membias dengan sudut bias yang berbeda, maka cahaya putih terurai menjadi warna-warna unsurnya.

 


 

Percobaan

  1. Tema:

Cahaya putih terdiri atas berbagai warna

  1. Tujuan:

Mengtahui bahwa cahaya putih terdiri atas berbagai warna

  1. Rumusan masalah:

Apakah cahaya putih terdiri atas berbagai warna?

  1. Hipotesa:

Ya

  1. Alat & bahan:

–          Senter,

–          Cermin,

–          Baskom,

–          Kertas HVS,

–          Air.

  1. Langkah-langkah:

–          Nyalakan senter,

–          Sorotkan senter pada kertas,

–          Amati yang terjadi,

–          Nyalakan senter,

–          Sorotkan senter pada cermin hingga pantulan tampak pada kertas,

–          Tuangkan air secukupnya kedalam baskom,

–          Masukkan cermin kedalam air,

–          Nyalakan senter dan arahkan pada cermin,

–          Posisikan kertas hingga mendapat pantulan cahaya senter melalui cermin.

–          Untuk mempermudah pengerjaan, yang diatur posisinya adalah cermin.

–          Amati yang terjadi.

  1. Tabel pengamatan:
NO KEGIATAN HASIL PENGAMATAN KETERANGAN
1 Menyorotkan senter langsung pada kertas Pada kertas cahaya senter berwarna putih
2 Menyorotkan senter kearah cermin hingga pantulan tampak pada kertas Pada kertas cahaya senter berwarna putih
3 Menyorotkan senter pada cermin yang dimasukkan ke dalam air baskom hingga pantulan tampak pada kertas Terlihat spektrum warna
  1. Kesimpulan:

Dari percobaan di atas dapat dibuktikan bahwa cahaya putih terbentuk dari spektrum warna. Terbukti ketika menyorotkan senter pada cermin yang dimasukkan ke dalam air baskom, tampak pantulan tersebut berwarna-warni.

LAMPIRAN FOTO

Hasil kegiatan 1

 

  1. Hasiil kegiatan 2

 

  Hasil kegiatan 3

 

Filed under: Tugas Kuliah, , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 36,839 hits

Bangkit Satria Pundi Jatmika

twiits

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: